5 November 2016

Ilmu dan Agama
Levri Ardiansyah (05112016)

Ilmu menuntut adanya fakta. Untuk membuktikan adanya fakta ilmiah maupun untuk menjelaskan tentang fakta ilmiah suatu disiplin ilmu, para ilmuwan dapat menempuhnya melalui epistemologi (mengeksplorasi pemikiran tentang sumber fakta), ontologi (membuktikan adanya fakta yang konkret) maupun aksiologi (menjelaskan tentang nilai dan manfaat adanya fakta).

Agama tidak menuntut adanya fakta, bahkan agama menekankan pada para pemeluknya untuk yakin seyakin yakinnya kepada Yang Maha Ghoib. Oleh karena inilah, dasar agama adalah iman yaitu keyakinan pada Tuhan Yang Tak Nyata namun Nyata Adanya.

Jika Administrasi tetap kita usung sebagai ilmu tapi kita menghindari untuk mengungkapkan adanya fakta administrasi, lalu apa bedanya administrasi dengan agama? Atas dasar inilah, saya hanya ingin melihat ada nama Ilmu Administrasi pada kebijakan nasional maupun kebijakan internasional pada lingkungan keilmuan, karena saya sadar bahwa Administrasi adalah ilmu, bukan agama.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home