Asosiasi sebagai Rangkaian Gerbong Kepaduan
Levri Ardiansyah (05112016)
Pada umumnya, publik memahami asosiasi sebagai himpunan, seperti terbaca pada papan nama 'Asosiasi Advokat', 'Asosiasi Pengusaha', ataupun 'Asosiasi Petani'.
Sesungguhnya, asosiasi bukanlah himpunan. Prinsip mendasar dari pengertian asosiasi sebenarnya bersumber dari Laws of Association yang pernah dikemukakan oleh Eyang Plato dengan Eyang Aristotle, lalu dulu pernah digunakan oleh Psikologi sebagai dasar pemikiran menyusun Induksi Psikologi yang ditujukan untuk memperkuat landasan ilmiah bahwa kajian tentang mind adalah bidang ilmu tersendiri yakni Psikologi.
Secara sederhana, asosiasi dapat saya ilustrasikan sebagai rangkaian gerbong kepaduan, yaitu 2 atau lebih gerbong yang tersusun rapih sambung menyambung menjadi padu berdasarkan adanya similarity, contiguity maupun contrast. Gerbong ini adalah benda nyata, baik fisik maupun materialnya. Hal ini berarti, asosiasi adalah rangkaian (the series) dari 2 atau lebih fakta yang teratur (orderly combination) hingga menjadi figur yang padu (solid figure). Proses maupun wadah untuk berlangsungnya asosiasi ini adalah administrasi.

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home