12 May 2015

Wanita adalah Pemimpin di Bumi
Levri Ardiasyah (12 Mei 2015)

Ibu adalah pemimpin setiap manusia, baik itu manusia berjenis kelamin perempuan maupun manusia berjenis kelamin laki-laki. Ibu adalah pemimpin setiap manusia yang dia lahirkan, yaitu kepemimpinan yang telah dia mulai sejak mengandung bayi manusia di dalam rahimnya, melahirkannya, mempengaruhi perkembangan emosi manusia balita, anak-anak hingga manusia dewasa dan tua renta.
Sepengetahuan saya, manusia  yang pertama kali menjadi pemimpin adalah Ibu Primitif, yaitu seorang wanita yang hidup pada masa Bumi sudah layak huni (terutama pasca terciptanya oksigen dan atmosfir). Dia mengandung bayi manusia primitif, melahirkannya lalu mendidiknya dalam kehidupan bersama yang penuh perjuangan. Gen kepemimpinan Ibu Primitif ini menetes pada setiap wanita yang kemudian lahir dari rahim setiap Ibu. Oleh karena itu saya berhipotesis bahwa Nabi pertama adalah seorang wanita. Begitupun dengan nabi-nabi selanjutnya hingga sampai pada masa kaum lelaki membenci kepemimpinan wanita dan menguburnya. Sejak masa itu, wanita tidak saja tidak dianggap sebagai pemimpin, tetapi fungsi dan peran kesejarahannya juga ditindas dalam kondisi terbelenggu. Pantas saja saat ini kita tidak mengenal lagi nabi-nabi wanita dan pemimpin-pemimpin wanita yang bersahaja.
Bagi saya pribadi, wanita adalah pemimpin laki-laki. Dengan prinsip yang demikian, sebagai seorang Bapak, saya akan mempersiapkan anak perempuan saya untuk menjadi pemimpin. Ini artinya, tugas seorang laki-laki adalah mempersiapkan anak perempuannya untuk menjadi pemimpin. Jika prinsip ini dapat kita terapkan secara massal, maka dekadensi moral akibat berlimpahnya jumlah wanita di muka Bumi akan dapat kita atasi secara sistematis. Proses ini akan menghasilkan seorang wanita pemimpin yang menjadi tauladan bagi setiap wanita di muka Bumi. Hari ini, wanita kehilangan figur pemimpin wanita yang dapat mereka jadikan panutan dan contoh dalam menjalani kehidupan yang membahagiakan.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home