30 January 2015

One Human Actions
Levri Ardiansyah (30 Januari 2015)

Administration is one human actions who manage not cooperate to be cooperate between another human, nature and device inscription. Inilah keyakinan yang saya tuangkan dalam buku saya berjudul Cooperative Human Actions: Menelusuri Jejak Energi Interrelasi Manusia Primitif (2014). Keyakinan ini pulalah yang kini tengah saya jalani: seorang diri membaca, mempelajari dan menyebarkan pengetahuan tentang batu, bumi dan interrelasi manusia dengan keduanya. Berbagai cara baik telah saya tempuh untuk sekedar dapat mempresentasikan temuan batu peta ini dihadapan pakar yang berkompeten, namun hingga hari ini saya belum berkesempatan mempresentasikan secara jelas bagaimana proses emosi saya hingga dapat menemukan peta pada relief batu kali.

Administrasi berawal dari tindakan satu manusia yang dapat membangun jaringan interaksi dan interrelasi dengan satu manusia lainnya. Jika proses ini dapat kita lalui, terbentuklah pola interaksi antara satu manusia dengan satu manusia lainnya (dyadic interaction pattern). Pada interaksi yang terjadi diantara banyak manusia, sesungguhnya kunci interaksi tetap terdapat pada pola satu-satu, yaitu satu manusia dengan satu manusia lainnya. Sebagai contoh, pada kisruh antara KPK-Polri, kita melihat pada tayangan tv begitu banyak manusia yang mulai terlibat termasuk Presiden Jokowi untuk mengatasinya. Kunci solusi kisruh sebenarnya terletak pada satu manusia dan satu manusia lainnya. Siapa keduanya? Yaitu satu manusia yang mampu menyelesaikan tuntas dengan satu manusia lainnya yang mau agar kisruh ini berakhir. Dengan demikian, kisruh KPK-Polri tidak kian terpeleset menjadi kisruh antarinstitusi yang dapat melebar menjadi masalah konflik ketatanegaraan.
Administrasi negara bukanlah administrasi institusi negara semata, melainkan administrasi manusia yang mempengaruhi institusi negara. Oleh karena itu kemampuan kita membaca jaringan interaksi antarmanusia dan jaringan interrelasi manusia dengan alat berinskripsi, amat penting dalam memetakan masalah administrasi publik secara jernih.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home