Bumi Pusat Tata Surya
Levri Ardiansyah (31 Januari 2015)
Tulisan ini saya publikasi hari ini untuk mengawali perdebatan ilmiah tentang Bumi sebagai Pusat Tata Surya. Bagi saya, kalimat kunci pertama adalah definisi tentang pusat. Pusat adalah Awal yaitu Asal yang Sempurna. Pusat bukan berarti dikelilingi. Pertanyaannya adalah apakah air berasal dari api ataukah api yang berasal dari air? Dapatkah api mencipta air? Dapatkah air mencipta api? Bagi saya, jawabannya adalah api tidak dapat mencipta air, dan air dapat mencipta api. Bagaimana mungkin Matahari yang kita pandang sebagai bintang bola api pijar hadir terlebih dahulu sebelum Bumi? Tentu saja Bumi sebagai air hadir terlebih dahulu lalu memulai proses penciptaan matahari dan benda-benda langit lainnya.
Kalimat kunci kedua adalah bahwa pada Pusat terdapat makhluk yang sempurna, yaitu manusia, karena manusia inilah satu-satunya makhluk yang dapat mengerti asal muasal penciptaan alam semesta.
Kalimat kunci ketiga adalah bahwa pada Pusat terdapat arsip bukti penciptaan alam semesta. Di Bumi, terdapat arsip bukti penciptaan alam semesta, dan di Matahari, jelas tidak terdapat bukti arsip penciptaan alam semesta.

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home